SK-II Workshop At Kempinski Jakarta

A glimpse of SK-II Experience...

Are You The Lucky One?

The announcement of the lucky friend who gets the Etude Milk Talk Body Wash Gift Set ^^

Balada Kakak dan Unit Apartment nya

Mau tahu rasanya tinggal satu atap dengan personil Super Junior? Silahkan tanya Kakak ^^

Product Preview: Frostine Icemetic

Cosmetic ini harus ditaruh di kulkas dengan suhu dingin agar dapat bekerja dengan optimal!

Event Review: Revlon Beauty License

Program penukaran voucher Revlon pada bulan Agustus 2012

Showing posts with label hand cream. Show all posts
Showing posts with label hand cream. Show all posts

Nov 22, 2012

Product Review: Lioele Carry me Hand Cream Coconut

Hi!!!! Setelah sekian lama gak sempat review produk karena DocCii sama Kakak terlalu malas transfer photo dari tablet ke lappie, akhirnya sore ini... tergerak hati DocCii untuk mereview satu produk yang selalu DocCii pakai tiap pagi dan malam ^^

DocCii sampaikan bahwa DocCii dan Kakak merupakan hand cream freaks. Buktinya? Kali ini DocCii mau mereview sebuah merk hand cream lagi ^^ Hand cream yang akan DocCii review merupakan produk dari sebuah perusahaan kosmetik Korea yang baru-baru ini membuka gerainya di beberapa kota besar di Indonesia, yaitu Lioele.

Lioele Carry Me Hand Cream Coconut ini udah jadi teman setia DocCii sejak beberapa bulan lalu, waktu DocCii mendapatkan hadiah giveaway dari si cantik Shasha ^^ 



About the product:

Lioele Carry Me Coconut Hand Cream is blended with Coconut ingredients,which ultra-moisturizing hand cream glides on sensually to soothe and nourish skin.

- Coconut extract keeps hands soft.
- Coconut oil provides sufficient moisture
- Grape seed oil maintains hydrated deep inside of skin
- Olive oil keeps your hand soft and supple

Keterangan produk tersebut DocCii kutip dari website resmi Lioele Indonesia. Lioele meng-claim bahwa produk yang mengandung ekstrak kelapa ini bisa membuat tangan lebih halus karena minyak kelapa dapat memberikan kelembaban. Selain minyak kelapa, terdapat juga grape seed oil yang konon dapat menjaga kelembutan lapisan kulit terdalam. Produk ini juga memiliki kandungan olive oil yang dapat menjaga agar tangan tetap halus dan supple.


Keterangan yang sama pada website bisa dilihat juga pada kemasan muka si Carry Me Hand Cream ini.


Ingeredients: Keterangan ingredients pada belakang kemasan. Masih mengandung beberapa senyawa paraben, mineral oil dan silicones. Jadi mungkin akan timbul reaksi allergic bagi yang memiliki kulit sensitif.


Packaging: Lioele Carry Me Hand Cream Coconut ini dikemas dalam bentuk tube dengan tutup jenis screw cap. Isi bersihnya 40 ml. Tampilan si Carry Me Hand Cream kalau dari jauh kelihatan seakan-akan terbungkus dalam tube aluminium, kayak salep :p Padahal tube nya 100% plastic! Hehehe.

Waktu dapat dari Shasha, it came without a box karena memang originally memang it doesn't come with any boxes.


Swatch: Tekstur nya ringan dan agak watery gitu. It glides easily di kulit waktu dipakai. Sayangnya DocCii kurang suka aroma kelapanya. Terlalu kuat, although gak sampai bikin hidung terganggu banget. Kalau mengenai aroma sih itu tergantung selera masing-masing ^^ Untuk yang suka harum aroma kelapa mungkin akan lebih menyukai hand cream ini.

Price: IDR 60.000 at Lioele Store

(+)

  • Sudah available di Indonesia, bisa ditemukan di store nya. Kalau di kota kamu gak ada store nya Lioele, bisa belanja online di website resmi Lioele.
  • Harganya relatif terjangkau. I mean, IDR 60.000 untuk 40 ml hand cream. That's pretty worth it.
  • Terbukti bisa bikin tangan lebih lembut. Hampir 2 bulan pakai hand cream ini setiap mau tidur dan si Pacar udah memuji kalau tangan DocCii jadi semakin halus. Hore!!! 
  • Waktu dipakai, it glides smoothly on the skin. Gak ada istilah keset whatsoever. Hehehe.
  • Free from Shasha! :D
  • Awet!

(-)
  • Aroma kelapanya DocCii kurang suka. Kalau ada yang bernasib sama kayak DocCii (kurang suka aroma kelapa), bisa coba varian lain dari Carry Me Hand Cream dengan aroma blueberry.
  • Masih ada senyawa parabens, mineral oils, dan silicones sebagai bagian dari ingredients. Gak cocok untuk super sensitive skin.

Verdict: It's not too bad. Dengan efek yang dihasilkan, kayaknya produk ini cukup menjanjikan ^^

Repurchase: Sepertinya akan beli lagi, tapi yang varian blueberry. I still dislike the smell of coconut ;)



Lioele Indonesia
Facebook: Lioele Indonesia

Hope you enjoy this one and sampai ketemu di posting berikutnya ^^


Oct 18, 2012

Product Review: Etude Missing U Hand Cream Queen Bee Rose



Hand cream freaks mana suaranya?? Hari ini DocCii mau mereview hand cream (lagi) dan makin menegaskan status diri sebagai hand cream freak sejati :D

Produk yang akan DocCii review kali ini berasal dari salah satu merk Korean cosmetic yang dicintai (mungkin lebih dari) sejuta umat, Etude House. Hehehe. Nama produknya adalah Etude House Missing U Hand Cream Queen Bee Rose.

credit: here
Lucu-lucu kan bentuk nya? DocCii punya yang nomor satu dari kiri, si Queen Bee Rose namanya ^^ Sesuai dengan namanya, aroma hand cream ini pun agak sedikit rosy walaupun gak nge-jreng.

Setiap Kakak pulang dari manapun, DocCii pasti 'nginep' di kamar Kakak. Alasannya mau bantu unpacking barang-barang dia, padahal sih biar dapat jatah oleh-oleh lebih banyak dari siapapun. Waktu pertama lihat si Honey Bee Rose ini di koper Kakak beberapa bulan lalu waktu dia baru pulang dari Seoul, DocCii langsung jatuh cinta sama packaging nya. Pas tahu kalau itu hand cream, makin cinta aja deh sama si Queen Bee Rose yang super imut itu ^^ Walaupun as a hand cream, manfaat yang DocCii rasakan setelah memakai hand cream ini gak keren-keren banget.



Tampilan Queen Bee Rose waktu masih dalam kardus. Agak rusak bagian atas bukan karena kelamaan DocCii simpan, tapi karena ketimpa barang-barang gak jelas punya Kakak di koper.

Packaging: It's a cute one ^^ Kalau untuk produk made in Korea, hands up deh untuk packaging. Cakep-cakep! Outer packaging nya atau kardus luar nya dibuat dari pasta tumbuhan kalau gak salah, jadi very very environment friendly. Untuk jar hand cream nya, as you may see, berbentuk Queen Bee yang semok-semok gimanaaaa gitu.



Nah, ini si Queen Bee waktu udah keluar dari 'kandang' ^^ Semok bener, kan? Suka banget sama antena nya yang ada di jar cap hand cream ini. Warnanya juga pink, jadi bikin tambah gemes. Hehe. Si Queen Bee ini juga bermanfaat sebagai penghias meja rias, lho ^^ Multifunction. Bayar untuk satu barang, bisa untuk double functions ^^

Price: KRW 5.500 (Etude House store di Seoul) atau sekitar IDR 60.000 - IDR 75.000 kalau PO di toko online Jakarta. Ada yang tahu berapa harga nya di counter Etude House Jakarta?




Begitu cap dibuka, langsung deh ter-expose semua isi hand cream nya. Isi nya sekitar 5 gr hand cream, but it seems like it's a lot more than that. Cuma perasaan sih :p Mungkin karena texture nya yang gak kayak hand cream lain yang biasa DocCii pakai. Somehow ini hand cream gak berbentuk cream, tapi keras... hampir mirip sama soap bar. Kalau mau ambil, bukannya sekedar di colek-colek cream nya, tapi harus di cungkil.

Oh iya, produk ini meng-claim bahwa hanya organic ingredients saja yang terdapat pada kandungan hand cream ini. Waktu DocCii baca ingredients list nya (which I stupidly forgot to snap on with my cam), gak ada kandungan bahan yang konon berbahaya macam paraben, ethanol, sulfate, atau bahan pewarna berbahaya.




See? Tekstur nya gak creamy dan kayak sabun batangan yang dicungkil. Tapi kalau sudah blend in di tangan, not bad lah. Moisturiser nya lumayan oke, walaupun baru sejam tangan udah mulai kering lagi :D

(+)

  • Harganya cukup terjangkau. Bisa dibilang salah satu hand cream dengan harga yang paling murah yang pernah DocCii punya.
  • Wangi nya enak banget... fragrance of fresh rose gitu. Refreshing deh. Jadi gak kesel walau harus apply setiap jam karena wanginya bikin seneng ^^
  • Kemasannya super cute... seneng banget sama antena imut di kepala Queen Bee nya
  • Tidak mengandung bahan berbahaya seperti paraben, ethanol, or sulphate.
  • Konon hanya menggunakan bahan organic dan environment friendly ^^

(-)
  • Kalau di Jakarta, beli di counter Etude mungkin harganya gak akan bisa semurah seperti beli di Etude House di Seoul
  • Tekstur hand cream yang gak creamy, kadang hand cream nya nyelip di kuku karena harus setengah mencungkil si hand cream waktu mau dipakai
  • Moisturising effect nya kurang long lasting

Repurchase? Iyaaaaaaa!! Mau cobain variant lainnya (Honey Bee Acacia, Lady Bug Chestnut Blossom, dan Baby Bee Citrus Baby Powder)

Verdict: it was a great experience just having it as my hand cream, it's because of its packaging ^^ Walaupun kurang moisturised, tapi bisa diakalin dengan re-apply hand cream ini sejam sekali. Guess what? I don't find it as a problem at all ^^

So, girls... you've got the same stuff there at home? Wanna share your experience with us here? Hehehe.

Sampai review berikut nya ya, ladies!!


Sep 12, 2012

Product Review: The Body Shop Morrocan Rose Hand & Nail Cream

Baca greeting 2nd monthversary blog DocCii sama Kakak banyak yang minta more product review. Hajaaaar kalau begitu!!! *bongkar semua koleksi make up dan skin care di rumah*. Hehehe. By the way, makasiiiih banyak untuk atensi dan dukungan untuk DocCii juga Kakak dalam menulis blog ini ya ^^ We can't be more happier to have you all as our friends :)

Okeh... gak pakai lama. Hari ini DocCii mau review satu produk dari The Body Shop yaitu TBS Morrocan Rose Hand & Nail Cream.

DocCii sama Kakak itu maniak hand cream, walaupun lebih maniak Kakak karena dia punya OCD yang agak aneh... bisa pakai hand cream 3-4 kali dalam tempo 10 menit. Oleh sebab itu kami sering banget belanja hand cream, dari yang murah sampai mahal. Hand cream lokal maupun internasional yang beli nya diujung dunia, kayaknya udah pernah DocCii sama Kakak cobain *sombong* :D

Produk TBS ini adalah salah satu hand cream yang selalu DocCii repurchase karena gak banyak produk yang melembabkan tangan sekaligus kuku di saat yang bersamaan. Not to mention, harganya masuk diakal.



Packaging: dikemas dalam tube plastik, berisikan 2.5 oz (75 ml) hand and nail cream. Tutupnya jenis flip top yang nyaman dibuka. Kalau mau bawa produk ini pada saat travelling, terutama kalau naik pesawat dan hand cream ini dibawa ke cabin, sebaiknya di depot ke wadah kecil. Ngeri nya tekanan udara di cabin pesawat bikin isi produk tumpah kemana-mana.



Kegunaan: untuk melembabkan tangan dan kuku. Jarang banget kan ada hand cream yang double player untuk kuku sekalian ^^ Biasanya hand cream yang juga foot cream. Cara pakainya gampang banget, cuma dioleskan di seluruh permukaan tangan dan massage sedikit di area kuku untuk absorbsi yang lebih maksimal. Pakainya bisa sesuai selera, kapan aja dimana aja ;)


Harga: IDR 99.000 saja untuk tube kemasan 75 ml. Bisa dibeli di semua The Body Shop Store di seluruh dunia ^^ That's what I like the most about The Body Shop... kayaknya cuma di Antarctica aja dia gak buka cabang ;)


Hand & Nail Cream saat dikeluarkan dari tube. Tekstur nya lembut banget dan gak 'berat'. Harumnya pada saat dioleskan enak, wangi kayak bedak baby, tapi lama kelamaan wanginya jadi terlalu menyengat. Mendekati efek fragrance nya mau hilang, baru enak lagi wanginya. Hahaha. Lucu ya. Wanginya cukup tahan lama di tangan.

Tangan akan terasa lembut begitu selesai mengoleskan cream ini. Gak hanya lembut, tapi juga moist. Karena kan ada beberapa hand cream yang lembut nya aja tapi malah kering udahannya. Kalau Morrocan Rose ini gak bikin kering sama sekali.

(+)

  • Kemasan ekonomis, 75 ml yang bisa bertahan sampai dengan 2 bulan (intensive use)
  • Kemasannya cantik ^^ warna pink gitu...
  • Mudah ditemukan karena di jual di The Body Shop store seluruh dunia
  • Harganya masuk akal
  • Harum nya tahan lama
  • Tekstur nya ringan
  • Efeknya tidak hanya bikin tangan lembut, tapi juga moist

(-)
  • Aroma nya kenapa jadi kurang enak ya setelah beberapa saat di oleskan ditangan? Wanginya jadi agak menyengat gitu...
  • Efek di kuku so-so... gak terlalu spesial

Repurchase? Yes! Karena aku suka banget efek lembut di tangan setelah pakai ini ^^

Final verdict ~ it really depends on your need. Kalau butuh efek tangan yang lembut dan moist, this product can't be missed. Kalau lagi belajar pakai hand cream dan mau efek yang kurang lebih sama, bisa coba Soft Hand Kind Heart Hand Cream by TBS juga yang harganya hampir separuh dari produk ini ^^

Sampai nanti beauties ^^


Jul 17, 2012

Product Review -- Soft Hands Kind Heart Hand Cream


Merk Dagang: Soft Hands Kind Heart Hand Cream
Produsen: The BodyShop  (website: http://www.thebodyshop.com)
Kemasan: Tube
Isi: 50 ML
Harga: IDR 49.000
Cari Dimana?:  Toko The BodyShop seluruh dunia

Ingredients: Aqua (Solvent/Diluent), Glycerin (Humectant), Ethylhexyl Stearate (Skin-Conditioning Agent - Emollient), Glyceryl Stearate (Emulsifier), Cetearyl Alcohol (Emulsifier), Olea Europaea Oil (Emollient), Cetearyl Olivate (Skin Conditioning Agent), Caprylyl Glycol (Skin Conditioning Agent), Zea Mays Starch (Exfoliant), Parfum (Fragrance), Sorbitan Olivate (Emulsifying Agent), Cyclopentasiloxane (Skin-Conditioning Agent/Emollient), Olive Oil PEG-7 Esters (Skin-Conditioning Agent), Panthenol (Skin/Hair Conditioning Agent), Sodium Polyacrylate (Film Former/Viscosity Increasing Agent), Cyclohexasiloxane (Chelating Agent), p-Anisic Acid (pH Modifier), Dimethicone (Skin Conditioning Agent), Angelica Archangelica Root Extract (Skin-Conditioning Agent), Sodium Hydroxide (pH Adjuster), Disodium EDTA (Chelating Agent), Tocopherol (Antioxidant).

----

Soft Hands Kind Heart hand cream setelah dikeluarkan
dari tube
Ini produk favoritku yang selalu aku beli di The BodyShop. Harganya relatif lebih murah daripada krim sejenis dengan merk lain (misalnya FaceShop atau Etude, dengan catatan belinya di Jakarta). Bentuknya juga compact dan enak dibawa di tas saat bepergian kemanapun.

Wanginya juga enak lho. Aku selalu pakai cream ini setiap habis mandi pagi dan malam, dan kalau adikku ku masuk saat aku selesai pakai cream itu pasti comment dia “kamarnya wangi, Kak”. Hehehe. Padahal aku gak pakai pewangi ruangan, tapi wangi cream itu bisa menyebar ke seantero kamar.

Pertama kali pakai, bisa langsung terasa tangan lebih lembut. Gak usah nunggu berhari-hari untuk merasakan efeknya. Tapi ya itu, seperti perawatan kulit lainnya, dibutuhkan kerajinan extra untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Jangan pernah skip pakai cream ini setiap pagi dan malam sebelum tidur. Kalau mau lebih cepat mendapatkan hasil sempurna, bisa sekalian dicoba resepnya Paris Hilton, yaitu memakai sarung tangan satin setelah menggunakan hand cream. Waktu bangun tidur baru dilepas sarung tangannya. Katanya sih itu efek banget untuk bikin tangan jadi super halus seperti sutra ^^

Dan sekarang waktu untuk PlusMin à

PLUS:
1.     Harga terjangkau dan mudah didapatkan. Sekarang outlet The BodyShop kayaknya sudah tersebar di banyak shopping mall di Indonesia
2.    Efek bisa langsung dirasakan
3.    Bentuknya compact, dan diizinkan untuk dibawa ke cabin pesawat J
4.    Harum banget dan lumayan tahan lama keharumannya
5.    Menggunakan bahan alami dan punya good campaign dengan membantu mensejahterakan para petani salah satu bahan utama dalam hand cream ini. dan juga membantu salah satu badan amal khusus anak-anak
6.    No animal testing. Tidak ada hewan yang tersakit selama proses pembuatan produk ini ;-)

MINUS:
1.     Kalau gak rajin pakainya, hilang khasiatnya. Hehehe
2.    Gak bisa dipakai untuk cream kaki juga, seperti hand cream yang dikeluarkan oleh Etude atau SkinFood
3.    Cepat habis. Hahaha. Kalau ini sih relatif, tergantung pemakaian.

Dari skala 1 sampai 5, aku kasih score 3.5 untuk cream ini. Keunggulan utamanya untuk aku adalah harganya yang tejangkau dan harum nya yang sangat aku suka.

Tips Kakak DocCii: Kalau habis makan pakai tangan tanpa sendok garpu, kadang tangan masih berbau amis ataupun berbau bumbu makanan walaupun sudah cuci tangan pakai sabun. Cream ini ampuh untuk menghilangkan bau itu. Setelah cuci tangan bersih, keringkan, dan pakai cream ini… dijamin langsung hilang bau gak sedapnya ^^

See you on another product review ^^



-Kakak DocCii- 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More