SK-II Workshop At Kempinski Jakarta

A glimpse of SK-II Experience...

Are You The Lucky One?

The announcement of the lucky friend who gets the Etude Milk Talk Body Wash Gift Set ^^

Balada Kakak dan Unit Apartment nya

Mau tahu rasanya tinggal satu atap dengan personil Super Junior? Silahkan tanya Kakak ^^

Product Preview: Frostine Icemetic

Cosmetic ini harus ditaruh di kulkas dengan suhu dingin agar dapat bekerja dengan optimal!

Event Review: Revlon Beauty License

Program penukaran voucher Revlon pada bulan Agustus 2012

Showing posts with label Korean. Show all posts
Showing posts with label Korean. Show all posts

Nov 5, 2012

Hello again... Korea ^^

Sampai lagi in the land of magic :-D dari magic BB cream sampai magic plastic surgeon... hahahaha. Mulai gak fokus nulis gara-gara dari semalam belum tidur. Maaf ya kalau ada yang terganggu :-p

Anyway, pagi ini landing dan sampai di apartment, aku dikejutkan dengan ruangan yang bersih super kinclong. Big thanks banget sama apartment owner nya. Hehehe. Udah ruangan dibikin cakep dan bersih, dianterin sarapan enak pula. Hehehe.

Sekarang lagi meeting sama staff di office. Ngantuuuuk bener, tapi sepertinya si Asep akan mengadakan ritual 'penyambutan' untuk aku setelah ini. Dia biasanya suka coordinate staff lain untuk pergi hang out ke Hongdae tiap aku datang. His another excuse to skip work and have a good time. I shall ask my partner to fire that man >_<

All right, kayaknya assistant si client udah mulai kepo ngeliatin laptop ku nih. Udah mulai curiga kalau aku nulis sesuatu yang gak ada hubungannya dengan kerjaan :-D

Nanti kalau sempat lagi, aku posting lagi ^^

Ciao








Sebelum betulan udahan... mau pamer apartment yang bersih nan kinclong saat aku tinggalkan berangkat ke kantor tadi ^^ Mumsky pasti seneng banget nge liat nya. Mau taruhan berapa lama situasi seperti ini akan bertahan?? Hahahaha


Oct 20, 2012

What To Bring From Korea?



Hello all ^^ Ada yang merencanakan liburan ke Korea dalam waktu dekat? Sebentar lagi winter dan unlike some people may have stated, Korea adalah salah satu tempat yang cukup asyik dikunjungi pada saat winter days.

Talking bout jalan-jalan, ada satu penyakit yang common banget melanda setiap orang yang merencanakan jalan-jalan: Budgeting untuk oleh-oleh! Hahaha. Apalagi kalau daftar nama orang yang harus diberi oleh-oleh udah sepanjang jalan kenangan... makin pusing deh. Niat jalan-jalan mau refreshing dan menenangkan pikiran malah jadi stress karena terpaksa batal beli ini itu demi bisa bawa oleh-oleh untuk sanak saudara beserta kolega di rumah.

Well, kalau kebetulan next trip destination adalah Korea... sebetulnya gak susah mikirin oleh-oleh apa yang harus dibawa untuk kolega dan keluarga dekat.

Salah satu nya adalah snack pack yang selalu sukses jadi salah satu oleh-oleh andalan untuk teman-teman ^^


Tadaaaaa... ini dia snack pack yang aku maksud kan ^^ Harganya murah, cuma sekitar KRW 300 - 500 per pack dan isinya Korean delicacy banget ^^ Kalau di sum up, ada 4 points kenapa snack pack ini selalu jadi andalan untuk oleh-oleh:

  1. Murah!
  2. Gampang ditemukan... cari di Doota atau supermarket macam E-Mart di Seoul. Pasti ada!
  3. Isinya banyak dan khas Korea bangeeeeeet (that's what counts actually di setiap oleh-oleh. If you're going to Korea, then get something which is very Korea. The receivers would be happy enough to have it despite of how cheap the goods might be ^^)
  4. Rasanya enak... aku juga doyan banget kok. Hehehe.


Satu pack terdiri dari 6 bungkus roasted seaweed beraneka rasa dan dua pcs ginseng chocolate. Satu bungkus roasted seaweed itu bisa berisikan 5-6 lembar roasted seaweed. Kenyang makan sebungkus :-D


It's my very own favourite... roasted seaweed rasa kimchi dan ginseng chocolate. Super duper yummy ^^ (by the way, the lucky one who will get 100 items on our 100th days celebration will get to taste this one too!)


Ini favourite DocCii, roasted seaweed rasa mayonnaise. Enak juga sih rasanya... my 2nd fav after yang rasa kimchi.

Snack pack ini ringan banget. Gak makan banyak tempat waktu mau re-packing luggage sebelum pulang. Malah sering aku bawa di luggage yang aku bawa di cabin karena gak makan tempat sama sekali.


Bisa juga beli minuman / makanan yang di label nya terdapat gambar artis K-Pop yang banyak banget dipajang di setiap supermarket di Korea Selatan. Kayak gambar yang diatas contohnya... walaupun itu bukan dari Korea. Hahaha. Itu makanan kayak jelly dari Thailand yang aku beli dan bawa ke Seoul tahun lalu untuk kepentingan pekerjaan *masih sakit hati sama si artesh yang ada di bungkus jelly ini*. Makanannya udah aman tersusun di perut si Asep, as soon as project kami selesai dengan si mas artis itu :-p

Makanan itu aku beli di 7-11 di Bangkok and guess what... buanyaaaaaaaaaak banget benda-benda berlabel artis K-Pop di Thailand sana *maaf, jadi out of topic :-p*

Anyway... kurang glamour kalau cuma oleh-oleh snack pack begituan? Well, masih ada lagi ^^ Now, sebagai pecinta make up, rugi banget kan kalau kita gak belanja make up di Seoul. Budget terbatas karena harus bawa oleh-oleh? No need to worry about that, ladies :-)

Belanja lah seadanya budget sepuasnya kita di toko-toko make up favorit kita. Skin Food, Etude House, Belif, you name it... makin banyak belanja di toko-toko itu, makin banyak sample yang bisa kita  dapatkan. Menjelang natal, jalan ke Myeongdong dan tanpa kita perlu masuk ke toko pun kita udah dikasih sample gratis :-D

Ada satu teman yang pernah aku ajak ke sana dan dia amazed banget dengan royal nya para toko itu memberikan sample :-D

Nah, you get the full size make up you bought... then you can give the samples you get for free sebagai oleh-oleh. Trust me! Seneng banget deh pasti teman-teman kita yang perempuan. Hehehe.


Sample kayak begini biasanya kita dapatkan di jalanan... gak usah belanja juga kadang dikasih. Kalau belanja, kadang dikasih travel size (min 15 ml untuk liquid dan 5 ml untuk cream, which would last for over a week) atau malah kayak set kit gitu. Lumayan banget kan untuk oleh-oleh. Hehehe.

Okay, that's all for now. I'll think more about what to get from Korea sebagai oleh-oleh tapi tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak ^^


Sep 17, 2012

Me Loves Kim Hyun Joong... in Korea ^^

Gyaaaaaa ~ aku lagi banyak kerjaan banget. Tidak seperti orang lain yang kalau lagi banyak kerjaan justru jadi super produktif, aku malah jadi kontra-produktif tiap kali banyak tugas yang harus diselesaikan. Hahaha. Agak kelainan memang...

Ini akibat dulu aku sempat punya Personal Assistant. Kalau kerjaan numpuk, aku punya hobby sit back and relax nontonin PA ku yang lari sana-sini menyelesaikan pekerjaan. Kebawa sampai sekarang... udah gak punya PA, berharap pekerjaan akan selesai secara otomatis dengan aku nya yang berleha-leha *minta digampar* :-D

Anyway, untuk raise up my mood a bit... aku biasanya dengerin music. Gak sengaja tadi setel iTunes dan automatic shuffle ke lagu nya Kim Hyun Joong. Dalam hati bertanya... kenapa aku punya lagu dia sih? Perasaan dulu gak pernah ada urusan sama dia. Biasanya aku nyimpen file mp3 Korea kalau aku lagi butuh sama itu artist. Dengerin lagu nya si penyanyi/girlband/boysband sambil baca shalawat dan doa dalam hati: "Ya Allah, jangan bikin ribet kerjaan saya ini orang(-orang) yaaaa"

My first Korean crush :-D
credit: here
Setelah beberapa saat kebingungan, baru deh nyengir keingetan sesuatu. Aku nyimpen lagu nya Kim Hyun Joong karena pernah naksir sama brand endorser nya The Face Shop itu. Hihihihihi. Jadi malu ngomong nya :-D

Gara-garanya waktu ada acara music di sebuah stasiun TV Korea akhir tahun lalu, aku diajak ikut ke backstage. Nothing special. Cuma ada beberapa talents dari berbagai talent agency di Korea, kecuali YG Entertainment :-D 

Acaranya itu malam banget... Dari siang aku habis meeting sana-sini dan rasanya udah gak punya tenaga lagi untuk touch up. Pikirku paling cuman ketemu sama Super Junior. Gak usah cakep-cakep banget juga gak rugi...

Awalnya semua berjalan lancar. Networking, profiling talents dari kejauhan, ngelirikin brand outfit nya talents untuk menentukan level kebonafitan agency, dan meringis simpati sama si cantik Hyorin nya Sistar karena mikro skirt nya gak mau diajak kooperatif malam itu (naik-naik mulu, bikin semua cowok di ruangan matanya langsung gede instant tanpa operasi plastik!).

Sampai situ masih gak ada niatan mau touch up. Sampai ada satu cowok pakai leather outfit from head to toe lewat didepanku.... 

Gayanya cool bener. Didepan dia ada technician dari stasiun TV yang bantuin dia masang wireles. Di belakang dia ada stylist yang ngerapihin bajunya. Disampingnya ada MUA yang touch up muka nya. Disampingnya lagi ada orang yang mungkin sejenis kacung karena dia bawain botol air mineral untuk cowok itu.  Semua itu dilakukan sambil berjalan, not staying still in one particular spot, di gang backstage yang agak sempit. 

Yeap... pria itu adalah pria yang sering kita liat mukanya di toko The Face Shop seluruh dunia. Kim Hyun Joong namanya... 

Hidungnya cyiiiiin.... cakep bener!!! Well, it's one of my fetish. Aku kalau liat cowok tuh pertama kali dari hidungnya. Entah mengapa. Itulah mengapa semua mantan pacar saya hidungnya bagus semua, baik natural ataupun hasil bongkaran :-D

Aura si Kim Hyun Joong ini memang agak beda somehow. Aku belum pernah 'berurusan' sama dia jadi aku kurang ngerti dia di position kan sebagai apa oleh Talent Agency nya. Kata temanku dia leader dari sebuah boysband, tapi sumpaaaah ~ gak ada aura leader nya sama sekali :-D Beda sama Mr. Park Jung Soo yang even saat sendirian aura nya dia adalah aura seorang nanny atau governess yang cocok dengan atribut leader boysband nya ^^

Kalau dari profiling ku yang agak bias waktu itu (bias laaah, soalnya aku udah mulai naksir. Padahal kalau lagi profiling, aku harus neutral total!) dia itu tipe cowok yang sebetulnya pemalu tapi karena tuntutan pekerjaan dia harus show up. Gesture nya waktu off stage beda total waktu on stage. Cenderung lebih tertutup, tidak terlihat terlalu bubbly untuk proteksi diri, punya value yang tinggi dalam hidup, kesannya cuek untuk menutupi bentuk perhatian dia yang lebay. 

Gak 100% akurat sih profiling ku karena aku kan lihatnya baru secara physical gesture. Tapi waktu aku ngobrol-ngobrol sama beberapa teman, sepertinya memang orangnya seperti itu. Ada yang fans nya dia dan bisa kasih info kalau profiling ku betul? Hehehe.

Sepanjang karir ku berurusan sama talents, baru sekarang aku berasa salah tingkah. Sempet bengong liatin Kim Hyun Joong, dan baru sadar waktu kaki ku keinjek sama heels nya salah satu personil girlsband.

Dan begitu sadar dari bengong sesaatku, langsung nyari toilet terdekat. Ngapain? Bersihin muka, dan dandan dari ulang!!!! Hahaha. Gak tahu ya, biasanya aku kalau lagi di Korea dandan tuh lama bener (I'm gonna tell you about it later), somehow karena Kim Hyun Joong aku bisa dandan cepet... dan cakep! Hahaha. Memuji diri sendiri :-p

Tapi beneran, temenku  aja sempet bilang I looked good at that time. The power of naksir Kim Hyun Joong. Bisa bikin cakep dalam waktu singkat.

Masih suka cengar cengir gak jelas
kalau lihat ada gambar dia di
store nya Face Shop :-D
Sayangnya kecakepanku malam itu tidak bisa lama-lama dinikmati sama Kim Hyun Joong. Masalahnya waktu aku beres make up, dia lagi on stage untuk opening. Selesai opening, dia nunggu di dressing room dia. Keluar lagi pas mau siap perform, selesai perform rapih-rapih untuk closing dan masuk lagi ke kandang di dressing room nya. 

I caught his glances a few times dan I swear to God I was trying to flirt with him. Bego bener memang karena pasti dipikiran dia saat itu adalah: "Sapa ni perempuan? Anyeeeh bener dari tadi ngeliatin gue". Hahahaha.

Sumpah, tadinya aku niat banget minta tolong temanku untuk ambil foto aku sama dia. Lumayan kan bisa di simpen di handphone dan ditunjukkin ke Mumsky sambil bilang "Mummy.... calon mantu nya niiiiih!!".

Mana tau si Mumsky langsung jawab "Iya, Princess. Mummy ridho kamu berjodoh ama dia". Hadeuuuh... kalau si Mumsky jawab gitu, terbuka pintu langit dan udah gak ada yang bakal bisa menghalangi aku jadi Mrs. Kim Hyun Joong :-D

Sayangnya niiiih... cita-citaku ndak kesampaian. Pas udah ketemu timing nya untuk minta photo, aku liat kok dia kayaknya udah capek banget gitu wajahnya. Masih full make up tapi udah gak ada aura fresh nya. Lagian waktu itu udah hampir jam 1 pagi. 

Dari pekerjaanku, aku belajar bahwa it's never been a good thing to approach any men like him in that kind of situation. Niat mau tebar pesona, malah dia nanti ilfil. Akhirnya malam itu didalam hati aku cuma bisa berkata "aku relakan engkau berjodoh dengan yang lain... Mungkin Tuhan menginginkan aku membawa photo cowok yang lebih ganteng dari kamu untuk ditunjukkan ke Ibuku".

Jadilah cintaku berakhir malam itu :-D Dari moment itu sampai detik ini, belum pernah lagi ketemu Kim Hyun Joong. Memang bukan jodoh *sambil berdoa minta jodoh yang jauuuuuh lebih ganteng dan jauuuuuuuuuh lebih kaya dari dia*

Kalau di acara TV Korea kan suka ada segment video mail, nah ini aku mau bikin blog mail untuk Kim Hyun Joong. Mana tau masih ada kesempatan silaturahmi. Hehehe.

And here goes my blog mail to him...

"코가 너무 아름답습니다" *bowing*

Dan posting saya kali ini pun kepanjangan lagi. Maapkeun ya beauties ^^ Moga-moga gak bosan baca nya. Hihhihihi.


Sep 15, 2012

Are You a Gangnam Style? ;-)

Lagi happening banget lagu nya Om PSY yang judulnya "Gangnam Stye", jadi pengen nulis tentang Gangnam. Hehehe.



Gangnam atau Gangnam-gu adalah nama salah satu district di Seoul, Korea Selatan. Gangnam terbagi lagi menjadi 12 dong (kalau bahasa Indonesia mungkin kecamatan). Aku gak hafal semua nama dong yang ada di area Gangnam-gu, tapi aku tahu beberapa area yang aku lumayan sering datangi and that's what I'm gonna share with you today ^^

Anyway, lokasi kantor ku sendiri ada di district Gangnam-gu, jadi begitu lagu nya Om PSY nge-hits banget... aku langsung yang: "That's my territory, dude! Gangnam rules!". Hahahaha.

Di Seoul sendiri Gangnam-gu terkenal sebagai district yang high end. Banyak uang yang berputar di district itu. Kalau misalnya nih ditanya sama temen mau belanja dimana dan kamu sebutkan nama salah satu dong yang ada di Gangnam-gu, pasti yang diotak teman kamu adalah "Tajiiiiiir bener ya temen saya ni satu". Hehehe.

Berlaku juga kalau kamu bilang kalau kamu tinggal di area Gangnam... ada tiga hal mungkin terlintas di pikiran orang-orang yang kamu beritahu kalau apartment / rumah kamu ada di salahs atu dong di Gangnam:


  • Gileee... kerjaannya pasti mantap banget sampe mampu beli/sewa property di *nama dong*
  • Pasti Bapak / Ibu nya tajir mampus niiih... udah tua masih makan rejeki orang tua aja sih. Huh!
  • Anjriiiit.... dia simpenan Om / Tante mana sampai bisa difasilitasin tempat tinggal di daerah Gangnam?


Dan berikut adalah beberapa nama dong atau 'kecamatan' yang lumayan sering aku kunjungi di area Gangnam-gu ^^

1. Apgujeong-dong
Biasanya cuma disebut Apgujeong. Tempat ini world wide known as the Rodeo Street of Seoul. Atraksi utamanya memang adalah tempat belanja barang-barang high end. Sudah jadi jaminan mutu kalau designers internasional maupun lokal yang punya store di area Apgujeong-dong, sudah pasti designers itu masuk kategori A-class designers ^^

Di Apgujeong-dong juga ada semacam department store yang namanya Galleria. Disana biasanya dapat kita temukan top notch hallyu stars yang sedang berbelanja atau cuma sekedar jalan-jalan, mengukuhkan eksistensinya sebagai seorang arteeeesh :-p

Mahal? Pastiiii :-D But gak salah sama sekali kalau you're visiting Seoul tapi a bit in budget. Ada atraksi lain yang cukup menarik untuk dikunjungi di area Apgujeong ini. Ada penjual French Fries yang ganteng nya maha dewa dan mangkalnya deket kantor SM Entertainment. Dia biasa mulai jualan sore, dan pembelinya banyak banget! Kita harus ngantri agak lama hanya untuk beli kentang goreng, bukan karena si abang yang jual lelet melayani pembeli. Tapi karena selain bikin kentang goreng, si abang ganteng itu juga harus melayani permintaa photo bareng para pelanggan perempuannya.

Saya pengen banget photo ama dia, tapi sekalinya kesana sama si ehem. Boro-boro mau photo, baru mau ngiler ngeliat tukang kentang goreng yang ganteng itu aja tanganku udah dicubit-cubit >_<

Selain tempat kentang goreng itu, masih di sekitaran kantor SM Entertainment, banyak juga kafe-kafe kecil yang gak mahal dan lumayan sering dikunjungi sama talents dan trainee nya SMEnt. Salah satu nya adalah kafe yang jual bubble tea dimana besar kemungkinan kamu bisa ngobrol sama anggota girlsband F(x) karena mereka suka banget sama bubble tea disitu. Sayang sekali aku lupa nama cafe nya apa....

2. Cheongdam-dong
Tetangganya Apgujeong... Mall galleria yang aku bilang ada di Apgujeong separuhnya terletak di area Cheongdam-dong. Masih tempat belanja juga. Lebih banyak store nya local designers kalau di area Cheongdam. Butik-butik local designers itu biasanya langganan tante-tante kaya yang klimis, mereka umumnya adalah Ibu Rumah Tangga istri (atau simpanan) dari para chaebol (sebutan untuk pengusaha super kaya di Korea).

Karena tipikal tante-tante klimis Cheongdam-dong, makanya di Korea ada bercandaan kalau ngeledek perempuan yang dandannya macam ibu-ibu pejabat di Indonesia mereka dipanggil Madamme Cheongdam-dong. Hehehe. Madamme Cheongdam-dong itu juga merefer pada wanita yang background nya dari keluarga biasa-biasa saja tapi menikah dengan orang kaya.

3. Dogok-dong
Dogok-dong adalah area dimana kita bisa menemukan rumah dengan harga termahal di Korea Selatan. Bukan karena rumahnya atau apa, tapi memang harga tanah di area Dogok mahal banget. Saking mahalnya, sampai ada joke yang bilang bahwa seorang istri property agent yang baru aja ngejual tanah/rumah di Dogok pasti senyumnya lebar, karena suaminya dapat komisi gede dari penjualan tanah/rumah itu :-D

Banyak celebrity, pengusaha, dan politisi terkenal di Korea Selatan yang tinggal di area Dogok.

4. Samsoeng-dong
Naaaah... kalau ini sih daerah jajahanku ^^ Karena kantor ku lokasi nya di Samsoeng-dong. Wilayah Samsoeng-dong sendiri terbagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu Samsoeng1-dong dan Samsoeng2-dong.

Di daerah ini sih kebanyakan gedung perkantoran dan hotel-hotel. Pernah dengar COEX, Seoul Aquaria, dan Kimchi Museum? Tempat-tempat itu ada di area Samsoeng-dong. Daerah ini (plus Yeoksam-dong) bisa dibilang sebagai hutan betonnya Seoul, karena memang semuanya gedung pencakar langit yang ada di tempat itu. Banyak banget turis pariwisata ataupun turis bisnis yang tinggal di area Samsoeng-dong as most of the five stars hotels di Seoul berlokasi di Samsoeng-dong.

5. Sinsa-dong
Sinsa-dong juga tetanggaan sama Apgujeong-dong. Kalau di area ini banyak anak sekolah, tapi anak orang kaya yang sekolah di area itu. Top notch private school banyak terdapat di area Sinsa-dong. Kalau ada yang mau jadi penculik anak orang kaya, silahkan main di daerah itu. Hehehehe.

6. Yeoksam-dong
Tetanggaan sama Samsoeng-dong, dan hutan beton juga. Banyak banget perusahaan multinasional yang memiliki kantor di area Yeoksam-dong. Not much to tell about this place, kebanyakan kantor soalnya. Boring. Hehehehe.

Nama dong yang aku tulis disini mungkin baru setengah dari nama keseluruhan dong di Gangnam-gu karena memang banyak banget 'kecamatan' di area Gangnam-gu.

By the way, baru dengar kabar kalau Super Junior baru aja dilantik jadi duta Gangnam-gu. Tugasnya? Mempromosikan potensi wisata di area Gangnam, walau tanpa mereka pun Gangnam-gu sudah cukup menarik untuk didatangi turis. Ironisnya, Gangnam-gu dipromosikan oleh orang-orang yang tinggalnya di distrik tetangga. Super Junior kan domisili nya di Gwangjin-gu. Hehehe.

Go visit Seoul and you'll find this place is more interesting daripada lagunya PSY. Hehehe. Anyway, aku lebih suka PSY feat Hyuna yang judulnya 오빤 딱 내 스타일 (Oppa, You're My Style). Lebih sexy and seductive ;-)



Ciao for now ^^


Sep 10, 2012

Eating The Dog... in Korea


No no no no... saya tidak makan daging anjing, kawan-kawan. Makan babi aja saya gak berani, apalagi makan anjing. Ini adalah posting ku yang lagi-lagi terinspirasi oleh percakapan dengan seorang teman di Seoul beberapa jam lalu.

Sekarang kan sudah masuk fall atau musim gugur di Korea, dan temanku itu mengeluhkan tentang how she's gonna miss summer. No more bikinis, micro skirt, atau flip flops, dan makan daging anjing!!!

Hadeuuuuh... gahar juga ni perempuan, aku pikir. Casing nya aja kayak barbie (hasil *cough* operasi *cough* plastik *cough* lima *cough* kali *cough*), tapi makannya daging anjing >_<

Makan daging anjing memang suatu hal yang common atau lumrah di Korea Selatan. Terutama di musim panas, karena dipercaya bahwa daging anjing dapat meningkatkan stamina. Waaaaks!!! 

Mahluk se-cute ini di slaughter untuk dimakan?
Gile lu, Ndro! *gaya Warkop DKI*
credit: here
Jadi di musim panas ada moment yang disebut 복날 (Bok Nal) atau hari anjing. Bok Nal itu merupakan 3 hari terpanas pada musim panas di Seoul. Di hari itu, orang-orang konon makan daging anjing untuk melawan panasnya udara. Agak sedikit guoblog menurut aku... soalnya according to a friend yang mengkonsumsi daging anjing, justru perut nya jadi panas setelah makan daging anjing. Yang ada semalaman gak bisa tidur. Yeah, friend... let the dog barks in your tummy :-D

Pemerintah Korea sebetulnya sudah menetapkan bahwa daging anjing merupakan salahs satu forbidden ingredients yang tidak boleh dimakan. But as we know, rules are made to be broken... masih banyak aja restaurant di Seoul yang menawarkan aneka masakan anjing. Jumlah pengunjung restaurant yang menawarkan masakan anjing rata-rata mengalami peningkatan selama summer.

Jenis anjing yang biasanya di slaughter untuk dijadikan makanan bukan anjing peliharaan macam pome atau chihuahua, tapi jenis 누렁이 (nureongi) yang badannya besar dan konon memang dikembangbiakkan untuk di konsumsi. Sadiiiiiiiis >_<

Eh iya, selain anjing... ada juga yang menawarkan masakan kucing lho. Denger ada masakan kucing rasanya pengen nangiiiis. Dulu aku punya 8 ekor kucing (dikasihin ke orang waktu mau berangkat ke Jerman), dan gak kebayang kalau mahluk imut-imut itu jadi komoditi makanan :-(

Dari percakapan dengan teman ku tadi aku jadi mengamini satu pepatah yang mengatakan "Don't Judge A Book By Its Cover". Gak perduli udah keluar duit berapa banyak pun untuk memperbaiki outer look nya, tetep aja gak bisa merubah hobi gaharnya makan daging anjing :-D

Ciao for now, beauties ^^



Sep 3, 2012

The Language... in Korea :-D

Heyhooooo ^^ Aku baru aja teleponan sama salah satu subordinate ku di Korea dan jadi terinspirasi untuk menulis posting ini. It's about language...

Sering mondar-mandir ke Korea, bego aja aku kalau sampai gak bisa bahasa Korea :-D Walaupun sekarang juga masih gak jago-jago banget. Yang penting adalah basic words atau sentences yang bisa aku pakai sebagai alat pertahanan hidup. Contoh: Nama makanan, cara order makanan, angka, nominal duit, pick up words saat ketemu cowok ganteng, dan cara maki-maki orang. Those are more than enough for me. 

Mengenai paperworks kantor yang semuanya berbahasa Korea dan kadang ditulis dalam huruf hanja (kanji)? I thank God for Asep in that kind of moment. Walaupun kadang aku sebel sama assistant partner ku itu, tapi kalau gak dia dijamin aku bisa mati dikejar clients karena tanda tangan sembarangan di paperworks yang gak jelas :-D

Expect this kind of thing also happen to you at Incheon Airport :-p
credit: here

Awalnya dulu aku berpikir bahwa Korea Selatan yang segitu canggihnya dengan tekhnologi mereka akan memiliki banyak english speaker yang baik dan benar. But I was completely wrong. As the matter of fact, aku gak yakin bahwa CEO Samsung di Korea ngerti manual book dalam bahasa Inggris yang mereka sertakan dalam tiap alat elektronik mereka di seluruh dunia.

Jarang sekaliiiii orang bisa berbahasa Inggris di Seoul, saudara-saudara >_< Orang berbahasa Inggris di Seoul layaknya tujuh keajaiban dunia yang harus dilestarikan oleh Unesco.

Sekalinya ada yang bisa berbahasa Inggris... Masha Allah... jadi nyesel karena ngajak ngomong orang itu :-D Pronunciation nya itu.... Hanya Tuhan dan orang yang bersangkutan yang ngerti apa yang coba untuk dikatakan. Hahaha.

Contoh conversation saya dengan subordinate saya tadi:

Me: Soleh *bukan nama sesungguhnya*, if things won't end immediately then I have to terminate the project (Soleh, kalau kagak beres juga ni masalah... lo, gw... end!)
Soleh: I shink (think) it hish (is) wise to terminate the projektu (project). It hish (is) an endress (endless) mattel (matter) (Iye dah, di apa kata situ aje. Saya kagak mau end sama situ)

Karena sudah hampir dua tahun panjangnya saya bekerja dengan orang-orang dengan logat seperti itu, saya sudah belajar untuk ketawa setengah jam setelah percakapan kami berakhir. No one got insulted that way :-D

Aku gak tahu kenapa, entah kutukan atau memang sudah tertulis dalam kodrat Tuhan bahwa memang orang Korea susah bedain kapan harus melafalkan huruf L dan R. Selalu kebalik!!!

Kaum muda di Seoul sebetulnya sudah banyak yang semangat untuk menggunakan bahasa Inggris. Orang tua juga sudah mulai timbul kesadaran untuk memasukkan anak-anak mereka ke tempat les bahasa Inggris, terbukti dengan makin tingginya permintaan native English teacher di Seoul. I'm gonna tell you tentang fenomena guru asing bahasa Inggris di Seoul nanti ;-)

Tapi ya itu... I think mereka lebih butuh guru yang bisa ngajarin kapan harus ngomong R, dan kapan harus melafalkan L. Hahaha.

Kalau ada yang sipit dan lancar ngomong Inggris disana... kalau gak udah pernah sekolah di Eropa atau Amerika lamaaaaaa bener, pasti dia Korean American macam Brian Joo atau GNa. Atau juga dia Korean yang diadopsi keluarga bule dari kecil :-p

Saking langkanya menemukan orang di Seoul yang berbicara dalam Bahasa Inggris dengan logat  yang bisa dimengerti.... aku hampir peluk CEO nya JYP Entertainment coz he speaks good English. That was like halleluya moment for me. Hahahaha.

Oh iya, karena kelamaan 'bergaul' dengan orang-orang di Korea, English ku juga jadi berlogat Korea lho *nangis*. Ada istilahnya Korlish atau Korean English... sekarang aku kalau ngomong banyak mengayun intonasinya (yang bikin teman ku yang orang Scotlandia pengen nimpuk aku kalau pas lagi ngomong) dan jadi suka kebalik ngomong F sama P , which is very common juga di Seoul. Mungkin orang Sunda dan orang Korea itu satu nenek moyang... mereka susah ngomong F atau V dan mengakibatkan namaku berubah jadi "Pipis" di Korea sana (Vee, mereka pronounce Pee).

Buat yang lagi belajar bahasa Korea... jangan lupakan huruf L dan R. Dan ingat... nama saya Vee! Bukan Pee! :-p

Catch ya later, beauties ^^



Aug 28, 2012

Product Review: Etude Precious Mineral BB Cream Bright Fit SPF 30/PA++

Hellloooow, beauties ^^ Kita ngereview BB cream yuuuuk hari ini ;)

The lucky one yang akan DocCii review hari ini adalah Etude Precious Mineral BB Cream Bright Fit SPF 30/PA++. Geez ~ sumpeeee deh panjang banget merk nya :D 

DocCii punya produk ini, seperti biasa, dibeliin sama Kakak. Belinya di salah satu dari ratusan Etude House store yang ada di Korea. Pertama kali pakai BB cream, ya BB cream ini yang DocCii pakai. Jadinya walaupun sekarang DocCii suka minjem BB Cream Bobbi Brown nya Kakak, tetep BB cream Etude yang Bright Fit ini yang selalu DocCii bawa kemana-mana :)




Bentuk tube yang compact, size netto nya 60 ml. Pas banget untuk dibawa di beauty pouch DocCii, dengan catatan alat make up lainnya harus ukuran yang mini. Hehehe.




Sebetulnya sih gak gede-gede banget ukurannya, karena kalau dibandingkan sama pencil mekanik di meja belajar DocCii, ukuran panjangnya hampir sama. Buat yang masih sekolah, masih bisa ngumpetin BB Cream ini di tempat pensil supaya bisa dibawa untuk touch up pas jam istirahat ;)




Controlling jumlah penggunaan BB Cream ini juga enak banget, karena kemasannya berbentuk pump. Kita bisa atur seberapa banyak BB Cream yang mau kita pakai. Pump ini juga membuat semakin BB cream jadi lebih hygienic.




Keterangan dibelakang tube kemasan BB Cream. Shade yang DocCii pakai adalah shade no.2 (Light Beige). 

Ada 4 shades pilihan untuk produk ini: No.2 (Light Beige), W13 (Natural Beige), W24 (Honey Beige), dan terakhir W15 (Sand Beige).


Swatch di tangan. Sorry for the low quality picture :(

(+)

  • Gak mahal. Menurut Kakak, seingat dia harga di Seoul cuma sekitar KRW 11.000 - 12.000
  • Pilihan shades nya cukup bervariasi, jadi semua orang dengan semua tone kulit bisa pakai
  • mengandung SPF, jadi gak usah takut matahari ^^
  • Tekstur ringan, dan blend in well dengan kulit wajah
  • Gak oily, tapi moist diwajah
  • Mengandung arbutin yang baik dalam mencerahkan kulit, juga sadenosine sebagai perawatan anti keriput. Jadi kalau pakai ini, gak hanya 'merias' wajah tapi juga merawat wajah ;)
  • Ukuran yang 60 ml ini awet banget. Bisa digunakan up to 4 months untuk daily use.
  • Kemasan pump nya bikin control penggunaan BB cream, jadi gak boros. Lebih hygienic juga ^^


(-)
  • Di Jakarta harganya mahal (kalau beli di store Etude nya). DocCii pernah lihat kalau gak salah sekitar IDR 300 ribuan. Mending nambahin dikit lagi terus beli BB Cream Bobbi Brown kayak punya Kakak :p Tapi bisa diakalin dengan beli di online store dengan sistem PO sih. Paling harganya cuma IDR 150.000 an... gak nyesek banget. Harga yang masuk akal untuk produk seperti ini.
  • Seperti BB cream lain, saat membersihkan wajah setelah penggunaan BB cream, harus betul-betul bersih saat membersihkannya dari wajah. Kalau penggunaan daily, paling gak 3 hari sekali exfoliating pakai soda kue (baking soda) untuk make sure gak ada sisa BB cream yang menyumbat pori-pori wajah


Repurchase? Of Course!!!! Bukan repurchase sih sebetulnya in my case, tapi re-asking Kakak buat beliin lagi :D

Buat yang lagi cari BB Cream untuk penggunaan sehari-hari, boleh lah dicoba Etude Mineral BB Cream Bright Fit SPF 30/PA++ ini ^^ Worth to try banget. Untuk DocCii pribadi, BB cream ini udah jadi semi HG BB cream DocCii :D  

DocCii juga lagi mau nge-review produk cleansing balm yang bisa juga efektif membersihkan sisa-sisa BB cream diwajah. Kalau gak besok, mungkin lusa. Tungguin aja ya :)

Bye, beauties!



Aug 27, 2012

What I'm Doing (in Korea)


"Aku punya 3 kakak. Yang laki-laki mau jadi pemain basket dan pembalap, yang perempuan dokter, dan yang perempuan satu lagi... aku gak tau kerjaannya apa" -Tongki-

Hmmm... lumayan nyeri hati ini mendengar statement adik bungsuku di depan kelas waktu pada Parents Visit Day dan dia harus menjelaskan anggota keluarga. Adikku yang bloon tapi ganteng itu ternyata gak ngerti apa kerjaan Kakak nya selama ini. Disangka dia all these days Kakak nya dapat duit dari metik di pohon rambutan belakang rumah mungkin :-(

Well.... sebetulnya gak cuma adikku yang jelas-jelas memang punya sedikit kekurangan dalam berpikir dikarenakan usianya yang muda, tapi juga banyak orang yang gak ngerti apa sebetulnya pekerjaan aku.

Kalau baca di page ini, bisa diketahui kalau aku bekerja di bidang Marketing dan Komunikasi. Aku juga menjalankan usaha bersama DocCii di bidang catering dan manufaktur air demineral.

Nah, yang paling bikin bingung orang-orang adalah... Marketing dan Komunikasi? Kerjaannya ngapain? Kok bisa sih jadi hubungan sama celebrities?

Let me tell you about it then :-)

My clients pay me 5c?? I'm surely gonna kill 'em :-D
credit: here
Jadi begini... aku merupakan lulusan dari sekolah Public Relations yang lumayan termahsyur di Indonesia. Aku lulus dengan keahlian menjadi seorang manipulatif. Untungnya, gak ada gen kriminal yang diwariskan oleh kedua orang tuaku, makanya aku menggunakan keahlian manipulasi ku untuk kebaikan ^^ 

Public Relations is all about 'manipulation', dan PR ini adalah salah satu tools yang digunakan oleh marketing team didalam sebuah  instansi atau perusahaan untuk mempengaruhi pikiran consumer sehingga mereka mau membeli atau mengkonsumsi produk yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

Sampai disitu ngerti, anak-anak? *obsesi jadi Ibu Guru nya keluar :-p*

Dengan backgound PR-ku, aku berkecimpung di bidang konsultansi Marketing dan Komunikasi (MarKom), spesialisasiku adalah, as expected, Public Relations. Tugasku mengemas suatu bentuk komunikasi kepada consumer sehingga bisa 'menuntun' pikiran mereka supaya mau membeli produk dari perusahaan yang menyewa aku.

I keep this writing on my desk... as a reminder. Hehehehe
credit: here

Bentuk komunikasi itu macam-macam. Bisa melalui gambar, suara,tulisan, dan lain-lain. Tools atau alat komunikasi itu pun macam-macam, salah satunya adalah manusia yang dijadikan sebagai ambassador atau spoke person.

Jreng jreng jreng... disitulah mengapa aku jadi banyak berhubungan sama celebrities. Karena celebrities, hingga hari ini, adalah salah satu alat komunikasi yang paling ampuh dalam menyetir pikiran consumer sampai pada tahap decision; dimana consumer akhirnya memutuskan akan membeli atau mempengaruhi orang lain untuk membeli sebuah produk yang diwakili oleh celebrity tertentu.

Dengan data yang diberikan perusahaan, aku dan team akan research apa yang cocok untuk menjadi alat komunikasi untuk produk yang diberikan ke aku. Gak harus celebrities, tapi memang celebrities paling cepet kelihatan hasilnya. Walaupun budget nya juga kadang bikin orang kena serangan jantung (untuk ilustrasi, ada satu orang celeb Korea yang beli gedung setelah sign satu deal sebagai salah satu product ambassador).

Bukan hanya ilustrasi, it happened to me once :-D
credit: here
Seandainya memang perusahaan okay dengan budget yang diajukan (jika aku menawarkan menggunakan celebrities sebagai brand ambassador), maka pekerjaan berat aku dan team ku dimulai. Diawali dengan mencari orang terdekat celeb tersebut. Bisa teman, tetangga, bapak, ibu, nenek, buyut... siapapun yang kenal sama celeb tersebut. Lalu dari situ staff aku akan berhubungan sama road manager si celeb. Di review dulu penawaranku sama si road manager. Di stage ini, si celeb udah denger-denger gossip dia diminta untuk jadi brand ambassador. 

Road manager akan menghubungi pihak talent management dari agency dimana sang celeb bernaung. Akunya tinggal duduk santai tapi deg-degan dan nyut-nyutan nunggu kabar dari pihak agency dia. Kalau mereka sudah review dan okay, kami akan meeting. Bersama si celeb, dengan catatan dia ndak sibuk. Nego harga sana-sini, kompromi riders dan job desc, dan yang paling susah... kalau celeb nya udah 'diva' bener, aku harus meyakinkan dia bahwa dengan menjadi brand ambassador produk ku dia akan jadi tambah diva ;-) 

Cara meyakinkan celeb yang paling gampang sebetulnya ada. Bikin dia mabok total, siapin kontrak, dan suruh dia tanda tangan. Cuma belum pernah aku coba. Kata Papa, akalu diawali dengan yang haram hasilnya gak akan berkah. Daripada aku dimaki-maki client yang udah keluar duit gede tapi produk gak laku, mending aku budek nungguin si celeb party sampai jam 5 pagi dan nyuruh staff ku nego sama satpam apartment nya biar dikasih masuk :-p 

Itu baru 1/4 dari tugas ku secara keseluruhan. Kalau mau diterangkan lagi, takut yang baca kena migrain :-D

Ada yang mau ditanyakan sampai sini, anak-anak? Besok mid-test ada 3 points pertanyaan dari materi ini lho. *Sumpah kepengen banget jadi Ibu Guru!!! :-p*

Okay, sekarang akan aku contohkan aplikasi penggunaan celebrities sebagai tool dalam memasarkan suatu produk.

Siapa yang kemarin nangis minta dibeliin TV kayak gini sama Papa nya??? Hehehehe
credit: here

Contohnya seperti ini... ada satu produk suatu perusahaan manufaktur alat elektronik di Korea sale growth nya naik berkali-kali lipat di pasar Indonesia setelah menjadikan satu buah grup boysband Korea sebagai brand ambassador mereka.

Tapi kan target market perusahaan elektronik itu bukan anak muda yang mampu beli Smart TV segitu mahalnya. Yang punya uang pasti orang tua, tapi mereka gak akan terpengaruh sama promosi boysband soalnya udah pasti orang tua gak ngerti sama boysband (kecuali si Mumski yang teriak "itu Soju... Soju!! Tetangga kamu!!" -_-). 

Itulah trick nya... yang menjadi target market dari perusahaan tersebut adalah sebetulnya orang tua. Tapiiiii... kalian-kalian penggemar boysband itu, yang uangnya belum cukup untuk beli Smart TV sendiri, dijadikan alat oleh perusahaan sebagai influencer atau seseorang yang bisa ngeracunin pikiran orang tua supaya mau beli Smart TV tersebut ;-)

Hayooo... siapa kemarin yang nyuruh Papa nya beli satu merk Smart TV tertentu karena terpengaruh sama iklan?? Hehehe. Selamat! Kalian baru saja terkena jerat racun berantai yang dibuat oleh tim MarKom perusahaan tersebut :-p

Korea adalah salah satu negara yang paling menyadari kekuatan Public Relations dan Branding dalam memasarkan sebuah produk. Jangankan produk, mereka pun menetapkan sistem branding untuk personality.

Let's say, artis-artis Korea yang banyak dikagumi banyak orang di dunia belakangan ini. Artis-artis itu adalah hasil positioning dan branding dari entertainment agency yang menaungi mereka. 

Kita masih banyak menemukan celebrity di Indonesia yang sifat asli on-stage dan off-stage nya relatif sama. Tapi kalau di Korea, hal tersebut bisa dibilang almost impossible.

Pada saat muncul di publik, semua sudah diatur oleh agency. Cara bicara, cara duduk, cara senyum, di menit keberapa harus nangis, kapan harus tertawa, even sampai make up dan pakaian. Karena itu semua bisa mempengaruhi pikiran orang-orang yang menonton. FYI, untuk penampilan publik... seorang celeb disana jarang yang diizinkan untuk make up sendiri. Karena mereka sudah terikat konsep yang diberikan oleh agency dan menadi tugas stylist untuk menampilkan mereka sesuai dengan konsep tersebut.

Kenapa mereka bubar siiiih?? >_<
Tapi no worries... artis-artis itu manusia juga. Terkadang mau segimana di 'drive' sama tim branding dari agency, tetep aja di satu moment akan muncul sifat asli mereka. Oleh sebab itu, jadilah fans yang pandai ^^ Jangan termakan cinta buta, karena bisa jadi kamu mencintai sesuatu yang semu ;-) Kenali idola kamu lebih jauh sebelum declare kamu rela mati untuk dia. Tapi jangan kelamaan juga research nya, nanti kayak aku.... cinta Westlife. Gak mau cinta buta, tapi pas mau declare "I'll die for Westlife", merekanya bubar. Anti-klimaks total!

Fiuuuh ~ kayaknya udah berbusa aku ngomongin kerjaan ku :-p Kepanjangan banget ya?? Maaf :-( Hahaha. Semoga gak bosan ya baca blog kami^^  

Until next post, beauties ^^


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More